Artefak Tanpa Suara ( part 3)

Kami melanjutkan perjalanan. Jalan menuju cagar budaya yang kami tuju聽 melalui rumah penduduk, sawah, dan kebun. Tampak ayam-ayam berjalan santai di sawah. Seekor babi hutan hitam yang gemuk dirantai dan tengah menikmati makan sorenya, daun-daun nan lezat. 馃構 Setelah parkir kendaraan, kami berjalan kaki sekitar 500 meter. Dan akhirnya tampak papan nama besar, Cagar budaya Pokekea. Kami melonjak girang.

Tiada pagar besi,聽 namun cagar budaya ini dipagari perbukitan anggun dan prairie. Tak ada tiket masuk. Sore itu pun kami tidak bertemu petugas/penjaga. Mungkin ini juga yang menyebabkan artefak di sini rentan pencurian. Siapa pun bisa bebas keluar masuk situs.

Lihatlah… batu-batu berbentuk tempayan raksasa atau disebut kalamba, berserak di tanah. Awesome! Gedhe banget. Kalamba-kalamba ini berdiri lepas dikelilingi prairie dan perbukitan. Cantik sekali….

IMG-20170310-WA0022

Hamparan kalamba di Pokekea

Penutup kalamba tergeletak di tanah, beberapa terbenam miring. Kalamba sendiri berdinding polos. Sementara tutupnya (tuatena) dihiasi ukiran menonjol, ada yang tampaknya berbentuk hewan, ada juga yang menyerupai bayi merangkak dengan posisi bervariasi.

2017-03-22 17.00.53

Relief di tutup kalamba

Kami mendekati kalamba yang masih utuh. Tempat ini menampung air hujan. Di bibir kalamba, ada ceruk seperti tempat sabun (atau tempat persembahan). Oiya, kalamba artinya perahu arwah, so kemungkinan artefak ini berhubungan dengan kematian, bukan tempat air ya. 馃槹

Beberapa kalamba terbelah. Lumut-lumut tinggal di dindingnya. Konon lumut ini harus dibersihkan dengan cairan khusus dan disikat pelan karena lumut yang dibiarkan akan merusak relief. Special treatment pokoknya.

2017-03-22 08.18.12

Mungkin dia lelah diterpa cuaca

Tak jauh dari Kalamba ada 2 patung batu duduk berdampingan. Cekungan tipis membentuk alis menyatu lurus ke bawah membentuk hidung di wajahnya. Dua noktah terbingkai alis dan hidung membentuk dua mata. Patung yang lebih besar, ditandai dengan garis tipis mulut di bawah hidung. Sang patung berasal dari batu yang lempeng kotak. Tangannya nyaris tak tampak. Di belakangnya ada patung serupa yang menyendiri namun batunya lebih hitam.

Tak jauh dari 3 patung ini ada kalamba yang menyerupai pot dengan ukiran wajah seirama rupa sepasang patung tadi. Somehow ukiran wajah ini mengingatkan saya pada rupa owl burung hantu.

2017-03-22 08.03.53

Patung-patung di Pokekea

Saya berharap menjumpai tengaran/papan petunjuk informasi atau selebaran, atau聽聽 pusat informasi sejarah yang menjelaskan tentang situs megalitik di sini, di Napu ini sehingga kami bisa memahami benda-benda apakah di hadapan kami ini. Sayang sekali belum ada. 馃槦 Mustinya memang saya browsing dulu supaya ada referensi sebelum ke sini. Akhirnya kami sibuk mengelilingi Pokekea dan takjub dengan apa yang ada di depan mata.

IMG-20170310-WA0038

The team

Hmm… Siapakah pemilik kisah historis megalitik ini? ……
(bersambung)

Pic : dokumen pribadi, menggunakan smartphone alakadarnya by Hani, Aris, Ophiq, Nel, and Ikwan

 

KBBI – Kamus Besar Bahasa Indonesia
ar路te路fak : 1 benda-benda, spt alat, perhiasan yg menunjukkan kecakapan kerja manusia (terutama pd zaman dahulu) yg ditemukan melalui penggalian arkeologi;
2 benda (barang-barang) hasil kecerdasan manusia, spt perkakas, senjata

ca路gar: daerah perlindungan untuk melestarikan tumbuh-tumbuhan, binatang, dsb; lindungan;
—聽 budaya : daerah yg kelestarian hidup masyarakat dan peri kehidupannya dilindungi oleh undang-undang dr bahaya kepunahan

re路li路ef : 1 pahatan yg menampilkan perbedaan bentuk dan gambar dr permukaan rata di sekitarnya; 2 gambar timbul (pd candi dsb)

Freezer raksasa dan misteri Tadulako (Part 2)

Hijaunya bukit, kuningnya prairie, silih berganti mengisi pupil mata.聽 Bibir pun mendesah, Subhanallah. Celebes ini begitu indah. Apa saja bentang alam ada, dari bukit sampai pantai, banyak dan cantik-cantik. Pokoknya, ayo ke Sulawesi Tengah ! Pemandangan ini mengingatkan pada gunung-gunung Taripa Tomata yang dilalui jalur Parigi Moutong- Poso – Tentena. Atau mungkin sebenarnya ini berangkaian ya? Haha..baru sadar saya, kan termasuk kabupaten Poso juga. 馃槄

Lembah Napu tampaknya sejak lama menjadi lahan gembala misionaris. Di kanan kiri mudah kami jumpai gereja. Penduduknya pun rajin ibadah. Pusat daerah ditandai dengan hadirnya kantor dan聽 fasilitas umum di tepi jalan. Kalau di Jawa, yang begini tidak tampak karena terlanjur padat. Cobalah ke sini, dan anda akan jumpai kantor desa, tempat ibadah, sekolah, lapangan olahraga, puskesmas, dan pasar berjejeran di pinggir jalan.

Akhirnya kami mendekati pemukiman. Deretan pagar bambu bercat merah putih聽 tampak berjajar rapi di pinggir jalan. Bunga bawang warna putih tumbuh di depan pagar, menambah kesan keteraturan. Jam 12 kami sampai di rumah keluarga local guide kami聽 di Lore Tengah.

Gemah Ripah Loh Jinawi
Kesan pertama, Waw…. ini daerah pertanian yang subur ! Ada pohon kakao berjejer,聽 sawah menghijau, sayur mayur, kunyit, pandan, labu, lombok, dkk. Di seberang rumah bahkan ada pohon kemiri berdiri besar. Di kampung ini tanaman pangan dan sayuran 聽tidak diberi pupuk kimia. Sehat ya !

Yang perlu diimpor adalah bawang putih. Itu pun karena kurang berhasil di tanam. Tete’ (kakek/nenek) juga pelihara unggas di belakang rumah. Ini adalah wujud ketahanan pangan dan pertanian subsisten. Rumah tangga dan desa mampu mencukupi kebutuhan pangan sendiri. Satu yang tidak dipelihara namun ikut nimbrung : nyamuk. Ya, nyamuknya dahsyat. Pasang kelambu di sini. Gimana para teroris di hutan itu ya? Lho kok malah nanya…馃槄

Anjing menjadi penjaga kebun. Jika ada orang tak dikenal, si anjing akan menyalak. Ini penting sekali karena di belakang sana adalah bukit tempat Santoso cs bersembunyi. Kalau ada pakaian yang hilang dari jemuran, atau ayam yang hilang, ya kira-kiralah. Para gerilyawan di hutan itu juga butuh makan. Saat gencar operasi Tinombala, aparat banyak berjaga di sekitar sini.

Brrr…langsung terasa dinginnya air saat kami membasuh muka. Air yang segar, dingin, dan melimpah. Kami langsung tebak-tebakan, siapa yang berani mandi dengan udara sedingin ini nanti sore 馃榿. Di balik bukit sana adalah hulu sungai Lariang, sungai yang mengalir melalui Pasangkayu Sulawesi Barat (5 jam dari sini). Sungai Lariang di Pasangkayu terkenal karena dalam, lebar dan panjang serta ada buayanya.wedew.. Ternyata hulunya ada di sini. Hulu Lariang juga manjadi tempat hidup sogili, belut jumbo khas Poso. Ternyata sungai ini jadi habitat aneka makhluk hidup. Konservasi di hulunya penting sekali untuk menjaga kelestariannya.

Authentic Recipe
Segera saja, segelas kopi dan camilan kacang sangrai menghangatkan siang kami. Menurut tuan rumah, kopi ini disangrai dan ditumbuk sendiri. Sruputt. Saya bukan penikmat kopi, tapi bisa menghargai segarnya kopi di sini. Kehangatan menyebar ke tubuh sementara di luar, titik-titik air masih menetes dari langit.

Tete’ memanggil kami untuk makan siang. Menunya woku ikan mas. Ikannya sebesar lengan orang dewasa, katanya itu ukuran聽 lazim ikan mas di sini. Cukup tinggalkan kail di sungai Lariang dan tengok esok hari. Tidak ada yang akan ambil pancing yang ditaruh jika bukan miliknya. Sebuah kejujuran dan kearifan lokal, bukan ? Kalau beruntung, Tete’ akan membawa pulang ikan mas jumbo. Umpannya adalah ulat aren, cacing, atau usus ayam. Terbayang ikan mas piyik-piyik yang terjejer kuyu di pasar SP 1. Ini pasti beda !

Wah… kelembutan daging ikan mas berpadu dengan kesegaran kuah ikan yang tidak amis dan tidak asam sama sekali. 馃構 Kali ini suami tidak berani makan kepala ikan, saking besarnya si kepala ikan mas. Tete’ juga menghidangkan sogili, si belut besar yang disambal. Sogili ini juga kaya protein.聽 Pantas orang-orang sehat dan kuat ya..

Woku artinya (ikan) dimasak kuah dengan aneka daun rempah. Authentic dish of celebes. Ada jahe, kunyit, daun jeruk, sereh, daun pandan, kemiri, selain bawang merah dan putih. Untuk menambah rasa, ada lombok dan kemangi juga. Kalau versi gorontalo ditambah daun mint, kata tetangga gorontalo saya. Bumbu-bumbu ini jadi semacam bumbu wajib bagi masakan di sini.

Sepertinya, rahasia memasak woku adalah kesegaran ikan dan tentu saja ‘tangan dingin’ sang koki. Ikan yang masuk freezer tak bisa selezat ini jika diwoku. Toh tidak butuh freezer ya, 聽karena air dan udaranya menyerupai freezer raksasa. Selain itu juga penggunaan kayu bakar sebagai bahan bakar menambah kelezatan masakan. Terima kasih hidangannya Tete.’ 馃構

2017-03-16 14.03.24

Gemah ripah loh jinawi. Lemon lokal dan kemiri berkulit yang baru sekali saya lihat

Namanya aja touring
Lepas dhuhur dan makan siang, kami lanjutkan misi : menuju lembah megalitik. Mr. Ophiq sempat membantu tuan rumah menyembelih entog, calon menu selanjutnya! 馃榾

Oke let’s go! Cuaca mulai cerah. Jalanan berubah menjadi rusak, berkubang, dan becek sehabis hujan. Saya kebat kebit karena kiri jalan adalah jurang yang tertutup pepohonan, dan di kanan, jalan rusak atau berkubang. Adrenalin meningkat ! Untung Mr Ikwan di sebelah cukup tangkas mengemudi. Bermotor, suami dan partner touringnya sempat tersendat di jalan rusak. Untunglah tidak perlu ditarik pakai tali.

Terkadang jalan mengecil dan tak tampak kendaraan dari arah berlawanan. Sempit sekali. Lampu dan klakson jangan dilupa. Sekali dua kami berpapasan dengan mobil. Itu pun diisi bule. Hm..apa yang dilakukan bule itu di ujung dunia ini? Mungkinkah mereka peneliti, arkeolog, kolektor, misionaris, atau turis? Ah, kok pikirannya begini.

Sepupu Nel berkata kalau akan menyiapkan Porseni di desa sebelah. Lapangan tempat olah raga di desa Bariri itu baru saja kami lalui. Apa? anak sekolah, naik mobil terbuka, jalanan rusak, licin, becek hujan?.. waw…all risk.. tapi聽 mungkin saja warga lokal sudah terbiasa sehingga jalan rusak bukan lagi hambatan.

Misteri Megalitik Tadulako
4×4 wd memang tangguh melewati medan ini. Akhirnya kami sampai di mulut jalan situs. Agak kurang meyakinkan jalannya. Setelah memarkir kendaraan, kami berjalan kaki ke lokasi, melewati sawah dan ilalang. Cagar budaya Tadulako. Kami bersemangat, penasaran karena tadulako menjadi nama universitas negri di Palu. Di depan, rumah adat Lore menyambut kami. Singup. Sepi. Rumah panggung dari kayu ini atapnya runcing聽 segitiga yang diisi semacam daun kering di bawah atap dan ijuk sebagai atapnya.

2017-03-15 14.34.26

Kami berjalan lagi, agak naik, lumayan setengah km saja. Tada…… clingak clinguk. Kosong. Gone! 聽Disappear! Tadulako tidak ada !聽 Ziing… Pengunjung bingung…
Konon dulu di sini ada patung batu Tadulako, salah satu legenda menyebutkan kalau beliau adalah panglima perang yang dikutuk jadi batu. Mustinya ada 2 arca, kalamba, meja altar dan peninggalan megalitik lain di sana. Tapi kini yang tersisa hanya batu yang tampaknya berfungsi sebagai alas artefak. Oh….Ke manakah benda bersejarah itu, kami bertanya-tanya. Tanya pada siapa ?

Ternyata sejarah kelam mencatat pencurian arca-arca megalitik di Napu. Berdasar penelitian, ada 404 peninggalan megalitik namun jumlahnya bisa dipastikan berkurang. Mereka diselundupkan ke luar negeri lewat Bali. Beberapa yang tertangkap dikembalikan dan diletakkan ke Museum Palu.

Entah ada berapa yang tak tertangkap dan mungkin berada di ruang kolektor barang antik. Sebagai contoh saja, sang Tadulako, arca megalitik setinggi 2 meter dengan lebar 75cm ini tidak di tempatnya. Sementara arca satunya yang berposisi rebah, berdiameter 125cm. Terbayang beratnya kan. Bagaimana caranya ? Kami terus berdiskusi. Benak saya mengingat bahasan NatGeo tentang mata rantai penyelundupan gading afrika. Pilu. Kalau sudah begini, pasti ada banyak pihak terlibat, dari dalam, penadah, penjual, mungkin rumah lelang, kolektor, atau museum luar negeri, atau mungkin juga oknum aparat?

Nel cerita kalau dulu jaman dia kecil, orang sering temukan piring-piring batu di sekitar situs. Karena tidak tahu, ya diberikan saja sama bule-bule yang datang.馃槹 Wah, andai kita tahu, itu sumber untuk mencari tahu sejarah leluhur kita.

Kabarnya hilangnya megalitik Napu ini makin meningkat saat terjadi kerusuhan Poso..hmm…suspicious. Jangan-jangan kerusuhan yang mengerikan itu turut dikompori pencurian arca megalitik ?馃槙 wah ini analisis baru, selain masalah ekonomi, politis, dan agama. Selain itu, lembah ini menjadi arena perburuan teroris. Banyaknya orang datang ternyata juga membawa ancaman…..

(bersambung)

Perjalanan Menuju Masa Megalitik

Ayo ke Napu
(Part 1)

Last chance merambah indahnya bumi Celebes, pilihan kami jatuhkan ke lembah napu. Mengapa? Konon ada peninggalan megalitik yang menakjubkan di sini. So mari ki berpetualang…

Suami memilih touring bermotor dengan partnernya, Mr Ophiq, tetangga sebelah. Saya bersama orang asli Napu (baca: local guide) Nel sekeluarga naik roda empat. Waktu tempuh kurang lebih 3 jam dari Palu. Transportasi lebih cocok dengan kendaraan pribadi atau rental karena kendaraan umum terbatas. Jalur hari ini adalah Palu- Sigi Biromaru – Palolo -Dongi-Dongi terus sampai Napu. Don’t worry, jalannya hanya satu. Jalur Napu ini merupakan jalur alternatif ke Morowali saat jembatan Parigi putus. Orang-orang pada ngeri kalau lewat sini..apa iya sih?

Lore Lindu
Pritt…. Pemberhentian pertama, Danau Tambing. Tiket masuk 5.000 rupiah untuk pengunjung umum (dan 2.500 untuk pelajar atau rombongan) sudah di tangan. Anggrek tanah berbunga indah menyambut kedatangan kami yang sumringah. Hawa sejuk mulai terasa !

Danau Tambing merupakan danau jernih seluas 6 ha di kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Sekelilingnya dimanfaatkan jadi聽 camping ground. Tenda-tenda mungil bertebaran menandakan adanya perkemahan. Ada yang lagi keakraban dan outbond juga.

Mata kami tertumbuk pada Orchidarium. Anggrek ! 馃槏 Ada 45 spesies anggrek lho di taman nasional ini. Ada yang tumbuh di batang, cabang pohon, maupun di tanah. Paku-pakuan menjadi tempat hidup anggrek yang ditangkarkan di pot. Ada yang kembangnya hijau, ada putih mungil bergerombol , juga anggrek mini yang susah dipotret (saking mininya).聽 Sayang sang primadona anggrek hitam sulawesi belum mekar.

Edelweis si bunga putih pegunungan juga tumbuh mengiringi jalan setapak. Ini kan bunga gunung. Pantasan, kita kan di ketinggian 1700 dpl! Ada juga, pohon tinggi yang kulitnya berwarna warni dan berubah warna pada saat tertentu.

2017-03-15 14.21.50

Anggrek-anggrek eksotis Sulawesi

Taman Nasional Lore Lindu merupakan zona yang tepat untuk bird watching alias nongkrongin burung. Konon ada 263 jenis burung yang ada di sini, 30%nya endemik sulawesi. Namun yang namanya bird watching, kita membutuhkan waktu untuk menanti Bondol Rawa, Alo, ataupun Elang Sulawesi menampakkan diri dan mengeluarkan siulannya. Nabil, ponakan di Jakarta exited banget saat tahu kami ke Lore Lindu. Aduh maaf nak, burungnya nggak kelihatan. Tante mustinya kemping bawa teropong ke sini ya biar ketemu Alo.

2017-03-16 18.04.44

Sticker Taman Nasional Lore Lindu punya Nabil

 

Lukisan Ilahi
Perjalanan berlanjut. Jalanan aspal聽 berkelok, kadang lurus, membuat pengendara harus konsentrasi. Di kanan kiri pohon-pohon besar membentengi. Ada satu ruas jalan dimana pernah terjadi kecelakaan mobil tentara. So better watchout !

Jalan depan dipalang. Oow.. Ada pos penjagaan. Kendaraan yang lewat diperiksa. Mungkin ini karena Santoso cs bersembunyi di bukit-bukit Napu. Saya pun membuka kaca jendela. Pak penjaga memperhatikan tampang penumpang dan menanyakan tujuan. Aman. Semoga saja nanti kami tidak ketemu Santoso cs..itu saja doanya.

Sekejap, pemandangan berubah menjadi taman-taman kol dan sayur teratur di lembah bukit. Jika mbak sayur di Mamuju Utara bilang, “Ini wortel dari Palu..” mungkin dari Napu ini asalnya ya.聽 Waw. Panjang sekali distribusi sayuran. Ongkos kirim beras sekarung dari rumah Nel ke Palu saja 50.000. Wah, berapa ya keuntungan sang petani ? Keningku ikut berkerut.

Lanjut, pemandangan beralih ke deretan prairie. Well, menurut suami Nel, Mr Ikwan, konon di daerah Napu dulu ada rencana perkebunan teh atau Napu Hai (cmiiw). Lalu berubah menjadi perkebunan singkong untuk dibuat tapioka. Namun tampaknya proyek ini kurang berhasil dan kini padang singkong ditumbuhi prairie yang…. indah banget…馃槏 dan kesannya misterius gitu… Ingat film ‘Little house on the prairie’ kah? Nah kayak gitu itu pemandangannya…

(bersambung)

2017-03-16 14.34.18

The trip to Napu

Menurut Kelas 6…..

Kalau di catatan sebelumnya berisi survey kelas 5, kini kita akan bahas survey pelajaran di kelas 6 SD Inpres Sarudu 1, Mamuju Utara, Sulawesi Barat. Masih sama pertanyaannya yakni mana yang paling sulit dan paling mudah. Mari kita bahas satu per satu.

Kelas 6 a dan 6 b

DIFFICULT
# Numbers
Kelas 6 ini kurang seideal kelas 5 dan 4聽 dalam belajar angka karena alasan klasik : mengejar target materi pelajaran dengan waktu terbatas. Maka untuk ratusan dan ribuan, kesempatan pendalaman materinya memang kurang. Noted

# World Cafe
Ini materi tematik yang menggabungkan banyak hal : menawarkan sesuatu dan memberi jawban, meminta dan memberikan barang, menyebutkan alat dan bahan memasak, membaca angka ratusan dan ribuan, mengungkapkan suka dan tidak suka.
Idealnya materi ini dipecah dalam 3 kali pertemuan namun karena menghitung hari, kami agak berlari-lari dalam 2 pertemuan.
Di tema ini, kelas bermain peran / role play berada di world cafe. Nah beragam aktivitas di sana dilakukan secara berkelompok. Masing-masing anak mendapat peran tersendiri yang dibutuhkan dalam kelompok atau dalam kelas besar. Ada yang jadi waiter, customer, cashier, dan chef.
# Tidak ada
Superb. Ada 6 anak dari 46 yang mengaku tidak ada yang sulit dalam pelajaran bahasa inggris. Alhamdulillah 馃槂

# Nonton film
Nonton film, metodenya sama dengan kelas 5. Kita menonton film berbahasa inggris dengan subtitle bahasa inggris/indonesia. Ada panduan pertanyaan yang harus dijawab dengan memahami isi film tsb.

# Kata tanya
5w. Dipelajari dengan mencatat dan membuat contoh. Klasikal. Evaluasi dengan menjawab pertanyaan dengan kata tanya 5W1H. Butuh latihan lebih.

# Membuat cerita
Materinya tentang menceritakan hari terindah dalam hidupku. Siswa membuat cerita berbahasa indonesia. Untuk kata-kata tertentu diganti dengan bahasa inggris. Tugas essay begini sangat menantang dan hal baru.

EASY
# Like/likes
# Pronoun
# Want/wants
# Can
Materi ini sering diulang dalam bentuk latihan. Syukurlah kalau soal-soal yang bertubi-tubi itu membuat siswa paham penggunaannya. 馃槉

# World cafe
Ada yang bilang sulit, ada juga yang mudah. Alhamdulillah..materi ini nyantol di kepala anak-anak dengan cara masing-masing baik sulit maupun mudah.

# Have/has
Have/has diulang pula dalam latihan soal.

# Numbers
Sda

# Semua
Mudah semua ? Empat anak mengaku kalau semua materi dalam pelajaran bahasa inggris itu mudah.

# Do not/does not
Do not/does not diulang pula dalam latihan soal.

ENGLISH IDEAL

Lalu bagaimanakah pelajaran bahasa inggris yang ideal versi anak-anak kelas 6? 聽Mari kita lihat.
# Latihan soal
Kelas 6 ini ternyata suka sekali dengan latihan soal. Mungkin karena pengulangan-pengulangan di lembar fotokopian itu memudahkan mereka memahami dan mengingat materi. Tanpa perlu menyalin soal, tinggal menjawab saja, beres kan. Di lembar soalnya pun ada gambar-gambar sisipan agar anak tidak stress melihat soal.

# Praktek
Banyak praktek dalam pelajaran kelas 6 ternyata juga jadi favorit. Jumlahnya sama banyak, baik latihan soal maupun praktek. Artinya 2 metode ini harus digunakan dalam pembelajaran. Dari pertanyaan sebelumnya, praktek role play ini berada no 2 paling sulit. Biarpun demikian, ternyata anak-anak menyukai metode ini. Berarti guru perlu menguatkan lagi pesan tersurat yang ingin dicapai melalui metode ini.

Praktek atau role play ini misalnya : jadi waiter yang melayani customer, jadi chef yang menjelaskan alat dan bahan serta cara memasak dalam bahasa inggris, juga jadi cashier yang menghitung bill tagihan, termasuk menerima uang pembayaran.

2017-03-15 06.21.21

Waiter mencatat pesanan customer berpedoman pada daftar menu

2017-03-15 06.19.35

Chef menjelaskan bahan-bahan untuk special dish

2017-03-15 17.19.10

Bayar dulu di cashier

# Ingin pintar
Dunno maksudnya kok kurang nyambung. Tapi kurang lebih mungkin pada dasarnya anak-anak punya keinginan untuk pintar berbahasa inggris. Modal keinginan ini poin bagus untuk memupuk rasa ingin belajar.

# Banyak mencatat
Banyak catatan untuk bahan belajar ya..

# Guru tidak galak
Nah ini dia, guru tidak galak..馃槇.

 

Demikian survey untuk evaluasi pelajaran bahasa inggris kelas 6. Survey ini dilakukan terbuka. Semoga bisa jadi catatan bagi siapa saja di bidang pendidikan. Yang pasti, anak-anak itu haus informasi dan inovasi. Belajar kreatif diperlukan agar pembelajaran jadi bagian sehari-hari.

***

Seperti Apa sih Pelajaran yang Kausuka?

Last But Not Least,
“Nak, pelajaran bahasa inggris yang bagaimanakah yang kausuka?”
Pertanyaan ini muncul untuk menjaring tanggapan siswa tentang metode pembelajaran yang disuka. So kita lanjutkan survey selanjutnya…masih di kelas 5 SD.

Jawab : “Banyak lagunya, praktek percakapan, nonton film, banyak diberi tugas, dan banyak pr. “馃槉

Oke..mari kita telaah lagi….

#Banyak lagu
Lagu sederhana berbahasa inggris ternyata disukai anak-anak. Mungkin tidak terasa kalau menyanyi = menghafal pelajaran ya. Tentu lagu ini harus diulang-ulang. Dan alhamdulillah kalau lagu ini nyantol di kepala anak-anak. Yang belum kesampaian adalah merekam semua lagu itu dengan suara anak-anak.馃槩. What a pity…
Misalnya ini lagu tersimpel dan selalu digunakan kelas 4,5, dan 6 :

I am aku, you are kamu, we are artinya kita 2x
He is, she is artinya dia. They are jadi mereka.2x

Lagunya dinyanyikan dengan nada Naik-Naik ke Puncak Gunung dan saat menyebut I atau She, kita sambil menunjuk orang pakai tangan.

#Praktek percakapan..ini sudah terbahas di catatan sebelumnya ya

#Nonton film
Film apa sih? Film animasi berbahasa inggris. Film ini dito帽ton menggunakan 聽laptop dan speaker. Kebayang kan riuhnya itu. Speaker mini, laptop kecil, kelas besar, ada 24 siswa. Hahaha.. Tapi ada panduan pertanyaan tentang isi film. Jadi siswa musti cari tahu tentang film itu, bukan asal menonton. Eh, mereka suka lho.

Misalnya saja ada pertanyaan : Sebutkan jenis hewan yang ada di film Kungfu Panda ( bahasa inggris) !
Atau apa kelebihan Dragon Warriors ?
Nah pertanyaan panduan ini akan membantu siswa memahami isi cerita.

Salah seorang siswa bahkan melakukan effort lebih. Dia cari film tsb di internet dan ditonton ulang di rumah. Dicari betul percakapan-percakapannya. Tentu dia melakukannya dengan bantuan orang tua. Ini dilakukan siswa kelas 5 di SD pelosok lho, bukan di kota..聽 Saya sungguh聽 mengapresiasi usahanya. 馃槉

#Banyak Tugas #Banyak PR
Haha..suka ya dikasih tugas.. Saya agak strik untuk ini karena nilai tugas dan PR聽 dimasukkan ke daftar nilai dan diperhitungkan di nilai akhir raport. Nah walau ujiannya bagus tapi tugas dan PR 聽nya bolong, maka nilai akhir kurang bagus jadinya. Daftar nilai riil ini saya jembreng dan diserahkan ke wali kelas untuk bahan raport. Paling susah kalau itu anak nggak kerjakan tugas dan PR 馃槩. What should i do to you, nak…

So tentang pelajaran yang ideal itu saya harap bisa jadi alternatif referensi untuk聽 bapak dan ibu guru (ini versi siswa kelas 5 ).
Saya harap 2 tahun ini sedikitnya ada impact perubahan pola pikir bahwa belajar bahasa inggris itu bisa menyenangkan dan mudah. Modal bahwa anak menyenangi suatu pelajaran itu penting. Guru lah yang harus rajin bereksplorasi dan berkreasi. School is fun yau…. 鈽

DSC_8782

 

***

Survey : Paling Sulit vs Paling Mudah

Sebagai evaluasi pembelajaran, saya bikin survey terbuka untuk anak-anak kelas 5 dan 6. Tujuannya untuk mencari tahu pendapat siswa tentang pelajaran. Mau tau hasilnya ? Theng theng theng…

Ternyata oh ternyata, mereka berpendapat kalau materi yang paling sulit di pelajaran bahasa inggris adalah denah, membaca jam, posisi, anggota badan, dan surat.
Sementara itu, materi pelajaran yang paling mudah adalah angka, vegetable-fruit, conversation alias praktek percakapan, perkenalan, dan anggota badan. Knock knock.. Hm..let’s check it out!

DIFFICULT
# Denah..
Boleh dibilang ini materi yang komplet. Kita belajar mengenal lingkungan聽 dengan membuat denah dari rumah ke sekolah. Nggak main-main, denahnya digambar di kertas, lalu bangunan/tempat digambar sesuka mereka dan dicari istilah bahasa inggrisnya. Misalnya nih, bank, market, church, animal health care aka puskesmas hewan, street, alley, Indry’s home dan tentunya my home.

Anak-anak juga menuliskan arah jalannya dan arah mata angin. Denah pun dihias warna-warni. Nah di sini kelihatan sekali usaha dan kreativitas anak-anak. Mau tak mau mereka belajar memvisualiasikan ke dalam gambar dan mencari istilahnya di kamus..nah jadi beli kamus di pasar, kan 馃槈. Biasanya anak-anak akan bertanya pada guru dan tentu saja dibantu.
“Kalau Lorong rusa, apa bu?”
“Kalau bengkel?”
Dan rentetan pertanyaan lainnya. Pantas kalau ini jadi aktivitas tersulit.

# Membaca jam
Materi ini ada kaitannya dengan PM/AM dan half, quarter, past dan to… Memang materi ini agak rumit. Anak-anak belajar membaca jam berbahasa indonesia dulu, membaca angka inggris, plus pake ‘past/to.’ Komplet. Kami belajar di perpustakaan waktu itu karena ruang kelas dipakai. Lumayan ruang terbatas dan riuh. Plus terbalik antara PM dan AM nya yang jadi modal untuk bilang greeting : good morning atau good evening ya ? 馃槾tambah mumet anak-anakku..

# Posisi : beside, behind, on, in, in front of, etc. Posisi ini dipelajari dengan mempraktekkan langsung, misalnya : Siti duduk beside Rahmi. Nah kalau keluar di ujian, saya taruh gambar ruangan dan kasur, kursi, meja, dll. Anak-anak menentukan misalnya ‘the chair is -in front of- the table.’ Mungkin karena kurang hafal jadi tema posisi ini masuk top five tersulit.

# Surat. Sebetulnya tema surat adalah materi tematik. Artinya lewat surat ini, kita mengaplikasikan materi introduction yang sudah ada sebelumnya. Kok bisa?
Iya… jadi ceritanya, anak-anak dapat surat dari teman yang tinggal di West Java.. (kita kan tinggal di west sulawesi ya馃槉). Tentu ada panduan translate sama-sama dan聽 soal panduan tentang isi surat (5w1h). Pertemuan selanjutnya pun, kita mencoba membalas surat, tentu berbahasa inggris.聽 Kalau ini ada panduan dari ‘student identity form’ yang pernah dibuat anak-anak聽 sebelumnya. Komplet kan 馃槅. Tapi hasilnya bagus lho…saya suka..saya suka…

EASY
Sebaliknya, pelajaran yang paling mudah adalah angka, vegetable-fruit, conversation alias praktek percakapan, perkenalan, dan anggota badan.

#Angka
Membaca angka dimulai dengan tes masuk kelas. Anak-anak membaca angka dari flash card berbahasa inggris. Yang belum benar membaca angka, ostosmastis masuk kelas terakhir.馃槃 Dan ini diulang terus berkali-kali.

Varian untuk angka ada matematika english, yakni hitung menghitung soal cerita namun angkanya berbahasa inggris. Ini cocok untuk angka puluhan, ratusan, dan ribuan. Yang senang matematika, jadi tertantang membaca angka english. Lumayan lah..

#Vegetable-fruit
Mungkin ini mudah karena dekat dengan makanan sehari-hari dan anak-anak mengenal sedikit demi sedikit buah buahan berbahasa inggris.

#Percakapan alias conversation
Ini surprise buat saya karena conversation dianggap materi yang mudah.. Yihaa! Sukses…sukses… Sederhana kok.. kita belajar percakapan ringan, misalnya tentang ingin makan (antara ibu-anak), mau beli makanan (antara pembeli-penjual). Nah setelah diberi contoh, siswa berpasangan bikin percakapan sendiri dan praktek di depan kelas. Mereka kreatif lho, bukan hanya seperti contoh tapi bisa bikin varian baru. Semua dapat giliran dan teks itu saya periksa. So proud with you, guys ! Anak-anak itu pede bercakap bahasa inggris di depan kelas 馃槉.

#Perkenalan alias introduction
Ini juga suprise buat saya karena perkenalan berbahasa inggris dianggap materi yang mudah. Jadi, guru membagi student identity form yang berisi identitas anak, hobi, alamat, cita-cita, makanan kesukaan, dll. Seperti biasa, form itu dihias secantik-cantiknya. Lalu satu per satu siswa maju ke depan kelas dan memperkenalkan diri memakai bahasa inggris.

==Halo..
==My name is Maya.
## Hai Maya ! (Tanggapan teman-teman. Biasanya anak akan tersipu-sipu).
Dan dilanjutkan perkenalan tentang dirinya..
Ini materi yang sangat padat. Alhamdulillah kalau termasuk materi termudah..馃槅

#Anggota Badan
Materi anggota badan ini muncul di top 5 tersulit dan termudah. Nah bingung kan.. berarti ada yang menganggap ini sangat sulit dan sangat mudah. Baiklah. Mengenal anggota badan dilakukan dengan lagu dan gerak serta menggambar badan berkelompok dengan petunjuk berbahasa inggris.

Well then, itu tadi hasil survey pelajaran bahasa inggris untuk siswa kelas 5 dan 6 di SD tercinta di Mamuju Utara. Semoga bisa jadi bahan pembelajaran bersama tentang metode pembelajaran. Materi bisa sama, tapi yang penting mengkreasi metode yang tepat dan mengawalnya. Anak di daerah tidak kalah hebat dengan anak kota kok. Tinggal bagaimana pintarnya guru mengarahkan dan menyemangatinya untuk belajar. Tentu saja ada dukungan dari orang tua dan keluarga di rumah. Chaiyyo !

***

20170314_182617

Surat bikinan Aiv, kelas 5. Hebat, bukan 馃槂

Kue Cinta dan Parang Toraja

Saya dapat kue cinta. Tulisannya happy birthday Bu Hani dan lilin bertuliskan i love you. 馃巶 Kuenya pandan diselimuti gula pink…cantik sekali. Pas 14 februari…dan itu bukan hari ulang tahun saya..haha…valentine kali….tapi tak apa…

Beberapa hari sebelumnya saya dapat brownies ter暮ezat yang baru sekali saya rasakan selama di mamuju utara. Lembut, ada lapisan coklat di atasnya. Enak banget.
Sama keduanya, dari anak-anak.

“Siapa yang suruh?”
“Kita-kita ji bu. Kumpul uang.”
“Kumpul berapa?”
“Ada 5 ribu, 2 ribu..seikhlasnya..”
“Siapa yang bikin kuenya?”
“Pesan bu. Dibuatkan Mamanya …” yang browniesnya pesan di tetangga dekat rumah anak-anak itu..katanya.
Oh…

Kayaknya 2 kelas 6 ini saling bersaing kirim kue deh. Karena 6a bersikeras brownies tidak boleh dibagi ke anak 6b yang sore itu ada di rumah. Maka sore esoknya kue ultah pink itu pun akan dibalas, tidak boleh dibagi ke 6a. Syukurlah nggak beneran. Semua ikut makan meski icip dikit-dikit.

Kami tiup lilin kue cinta itu sama-sama. Lalu dipotong kecil dimakan rame-rame. Sungguh kelezatan kue ini mengalahkan kue-kue dari ibukota propinsi.

20170214_142933

Kue cinta pink

Sambil menggoda, suami bilang. “Gimana, apa bu guru kos di SP 1?” Supaya tidak jadi pindah. Hahaha..bisa aja..

Untunglah ada rumpun tebu di halaman. Tebu morowal. Ada markisa dan jambu biji. Dengan sigapnya anak-anak memetik buah-buahan itu dan menikmati hasil bumi.

Ada satu anak spesial saya yang membuat tercengang. Di kelas, si anak agak kesulitan menerima pelajaran dan sering dibully teman-teman.聽 Eh..聽 kali ini dia menjadi bintang dengan memotong, menguliti, dan membelah tebu. Finishingnya bahkan dia cucikan itu tebu. Sementara teman lain membersihkan sisa sampah yang terserak dan membuang ke tempat sampah.

Si anak tampak sangat cekatan bekerja dengan parang. 馃懄 Jangan salah. Di sini parang bukan untuk melukai orang. Parang adalah alat kerja yang lazim dikuasai sebagai alat membuka kelapa, membelah duren, memotong ranting dan semak, ikan besar, dan yang sekarang membelah tebu.

“Ini parang toraja ini bu.”
“Lho kamu kok tahu?” tanya saya.
“Iya ini parang, tebal di atasnya. Kalau yang hari-hari dipakai itu tidak begini.”
“Oya…lainkah ? Parang dari mana itu?”
“Lainlah…. Parang malaysia, ” katanya entah ngawur atau tidak.
“Kalau besar kamu ingin jadi apa?” tanya saya lagi.
“Pemain bola bu.”
Amin..semoga kau jadi pemain bola hebat, nak.

2017-03-15 06.00.52

Makan tebu bersama

Sore itu, anak spesial ini, blasteran Jawa Ntt, membuat saya menemukan bintangnya. Ada anak yang menyendiri, makan tebu sendiri. Ada yang berusaha memotong tapi tidak berhasil. Sementara dia memilih menyediakan dan menyiapkan tebu untuk teman-teman sekelas. Sungguh bertanggungjawab. Keahlian dan ketrampilan ini tidak tampak di sekolah. Kamu hebat nak.

“Trus kamu ngasih apa untuk anak-anak?” Tanya suami.
“Foto.” Jawab saya sambil nyengir.
Suami memandangku seolah foto itu tidak ada apa-apanya dibanding kado dari anak-anak. Iya memang. Tapi waktu terbatas dan hanya itu yang bisa saya lakukan.

So sekali lagi printer bekerja keras sebelum masuk kontener. Kali ini ia mencetak foto untuk 139 anak plus foto besar untuk sekolah. Alhamdulillah. Terima kasih anak-anakku..Terima kasih SD Inp Sarudu 1, semua guru dan kepala sekolah. Kau menjadikan saya ada. 聽***