Elegi lebaran (part 1)

I’m all at sea

Where no-one can bother me

I sleep by myself

I drink on my own

Don’t speak to nobody

I gave away my phone

 

Well, I’m not at the sea. I’m not giving away my phone.. my cell phone is here with me, smartphone sony erricson xperia mini pro.. the shape is tiny, funny, but the function is less. She couldn’t take any signal at all, even in the place where other cell phone and the same provider could find the signal.

Bagaimana rasanya hidup tanpa handphone ?

Um…..welll….Fine………ok…..um…it’s fine….as long as other media still stay with you, such as internet access, tv cable, note book or novel…or other activity could make you busy to do lot of things…

Seperti kata jamie cullum di atas, atau seperti orang-orang eksentrik yang bertahan tanpa handphone di era ini…

You don’t need it every day

But sometimes don’t you just crave

To disappear within your mind

You never know what you might find

So come and spend some time with me

We will spend it all at sea

 

Apa saja kegunaan hand phone bagi anda saat ini? bisakah anda bandingkan dengan masa dimana handphone belum mewabah seperti sekarang ? saat telepon rumah masih diputar angkanya, saat pager menjadi gaya hidup, atau telepon dari kaleng dan benang menjadi permainan ? Lain memang masanya. Lain memang kebutuhan dan sistem kehidupannya. Lain memang sistem perhubungan antar manusia, akses informasi, dan kebutuhan serta media sosial.

Tapi aku masih hidup dan bertahan dengan Xperia mungil ini, meski dia hanya berfungsi saat aku pergi keluar bersama ibu-ibu naik bus atau motoran bersama suami ke Poranda, Tompira, Beteleme, Emea, atau Sampeantaba. Sinyal itu muncul di seputaran afdeling india hingga ke tempat luar… yang artinya itu kemungkinan terjadi seminggu sekali… dengan kondisi jalan yang liat saat dan setelah hujan, aku belum berani mengendarai kebo megapro sendiri… mungkin saat berkesempatan ke jawa, dimana sinyal melimpah ruah, hp ini akan berganti dengan hp yang lebih bandel dan tahan dipakai di daerah minimalis…..

Jadi untuk semua rekan, sahabat, saudara, baik yang belum lama bersua, yang sudah lama tidak bertemu, di Jogja, di Jakarta, di Mamuju Utara, di Rotendao, dan di tempat-tempat lain, dengan kerendahan hari saya ucapkan Taqabbalallah minna wa minkun, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.. semoga amal kita diterima Allah SWT dan kita mampu makin meluruskan niat dan perbuatan di hari ini dan ke depan…be a better person for other… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s