5 Dzulhijjah 1436H

Dzulhijjah adalah bulan baik. Bulan yang disukai Allah. Banyak amalan sunnah di bulan ini. Bulan saat umat islam melaksanakan ibadah haji nan suci. Bulan saat Ibrahim diuji mengorbankan Ismail hingga menjadi petunjuk ibadah kurban. Idul adha, hari besar umat islam sedunia ada di bulan Dzulhijjah.

Bulan dzulhijjah ini, ternyata menjadi bulan saat Allah memanggil bapak. Beliau, di usia 73 tahun, masih survey sapi ke imogiri bersama panitia kurban. Beliau masih sehat, masih menyapu halaman dan membakar sampah, yang menjadi kesibukannya hari-hari. Stok kopi, energen, oat meal, baru saja dicukupi.

Pengantar koran, masih bercakap-cakap bersama bapak seperti hari biasa. Ia pun melongo saat tahu bapak meninggal. Penjual gas langganan yang ngetem di tetangga sebelah bertanya, ‘Mbak, Bapak?’ yang hanya bisa kujawab dengan menunjuk karangan bunga turut berduka cita. Teller BSM pun ingat, belum lama bapak ke bank. So fast?

Ya, that’s so fast. Jumat dini hari, Mas  Aat posting ke grup jika Bapak kena stroke dan dibawa ke RS Hardjolukito.  Saat olahraga jumat pagi di pabrik, terlintas di benak untuk sholat Idul Adha di jogja. Is that true?

Jumat itu menjadi hari yang sibuk. Dalam bengongku, Bu Silmi membelanjakan nutrisi posyandu piketku. Stoker izin tak masuk, walhasil urusan bebersih dikerjakan dengan air mata sporadis. Tugas membuat standar kelulusan English 456 dilembur. Tugas sekolah disiapkan untuk 2 minggu. Segera pulang..segera pulang.. Kerjakan tanggungjawabmu..

Dari grup wa, Mas Fiki Banjarmasin sudah mendarat di Jogja. Mbak Nina n fam Jakarta flight malam. Sementara Mbak Lely sedang ibadah ke tanah suci.

Aih…Sinyal kebun kembang kempis. Traveloka gagal confirm meski dicoba berkali-kali.  Kutelpon Mas Fiki, katanya tidak ada pembuluh darah yang pecah, dengan kondisi ini, pasien tidak separah om Shidiq, namun recovery akan lebih lama.

Sabtu, pagi, segera bergerak. Masak untuk mengisi stok lauk di freezer. Ambil print tugas, lalu ke sekolah. Ah, Pak kepala sekolah berpesan untuk membeli buku. Nice conversation.. Baiklah.. Siang memastikan ketersediaan bahan-bahan nutrisi posyandu di rumah Bu Dana. Kupeluk ia, yang sedang menumis bumbu and I said thank you.

Baiklah, jam 14.30 Wita, kami berangkat motoran. Tiket masih belum di tangan. Berhenti di BRI Pasangkayu, offline. Hp kuset berhenti data traffic agar hemat batere. Mendekati Donggala, hp suami bergetar berkali-kali. Namun takdiangkat karena kami masih perjalanan. Di Loli, kami rehat sekaligus makan.18.00 WITA. Kutengok hp, banyak miscall. Kubuka grup wa…Innalillahi..dan menunjukkannya pada suami..

Panggilan masuk lagi…Bu Prita di sana, memastikan kami mendapat kabar. Hp pun diserahkan pada Ibunda Azizah , beliau dengan tenangnya menasehatiku agar jadi anak shalehah, dst dst…dan berderailah air mata.. Suami memegang tanganku. Dia pun mengabari Pak Unari dan minta izin. Pak dan Bu Unari pun menawarkan bantuan, tebengan mobil Pak Dana yang kebetulan di belakang kami, pengurusan tiket, penginapan, dll.

Plan pun berubah. Untunglah suami tidak panik. Kami berdua harus ke jawa, malam ini juga. Jam 19.45 kami masih dapat tiket pesawat terakhir di bandara. Motor dititip ke LO, koper dibawakan Pak Dana. Ke Surabaya kami berangkat, menginap, dan melanjutkan perjalanan esok paginya. Subhanallah, Allah memudahkan perjalanan kami.

He passed away. So fast? Let’s see what happens in other place. Saturday, September 19th, He was in good condition, he could communicate with others. Beliau bertanya, ‘Jam berapa?’ dan minta wudhu. Lalu dibantu tayamum, sementara sholat asar dibimbing Mas Aat. It could be at 15.30. Setelahnya kondisi drop. Mbak Nina datang ke rumah sakit disambut zikir yang menggema di sekeliling bapak. Adik-adik bapak besuk, tetangga dekat juga hadir. Selepas Mbak Nina datang, cium tangan dan mohon maaf, sakaratul maut itu lepas..Bapak meninggal..tahlil pun semakin keras bergema di ruangan. 16.30 WIB.

Tante Hikmah bilang, bapak husnul khatimah. ‘Contohlah bapakmu yang tepat waktu sholatnya, yang dalam sakit pun meminta untuk sholat tepat waktu..’ Sakaratul mautnya sungguh cepat.

Wajahnya bersih..

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun…

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun…

Mungkin ini yang dibilang Om Pur. Menurutnya,  ‘Bapak tidak kuat untuk sakit terlalu lama.’ Sakit yang sejenak dan langsung memanggilnya kembali ke rahmatullah adalah keinginan beliau.

Subhanallah.

Terimakasih untuk segenap keluarga, sahabat, tetangga, rekan kerja, yang telah takziah dan memberikan dukungan.

Terimakasih untuk Masjid Al Falaah, rumah kedua Bapak, dan segenap takmir, yang menjadi tempat dan menyiapkan pemberangkatan jenazah, serta yasin dan tahlil bakda isya. Terimakasih kepada PHBI yang berinisiatif sholat gaib sesaat sebelum Sholat Idul Adha di halaman Amplaz. Terimakasih untuk semua. Jazakumullah khairan katsiran.

Bapak, terimakasih telah menjadi teladan bagi kami.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa’fuanhu.

Dzulhijjah 1436 H.

One thought on “5 Dzulhijjah 1436H

  1. Mirah says:

    innalillahi wa inna ilahi raajiun..

    Mba Nia..smg Bapak khusnul khatimah, diampuni sgl dosanya, diterima sgl amal baliknya, diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT, dilapangkan dan diterangi kuburnya..aamiin yra

    Ya Allah, Jd inget aku terakhir ketemu Bapak pas beliau hadir nikahanku 4 taun yll..wajahnya cerah sekali ga byk berubah, hanya ubannya nampak lbh tebal.
    Masya Allah, beliau ga cuma panutan bagi putra putrinya sj mba, diem2 aku pun nge fans sm beliau, sholat slalu tepat waktu, dan jd imam di masjid Alfalah.. Smg kita bs meneladaninya ya mba, bs mjd teladan bg anak keturunan kelak..aamiin aamiin yra
    Ya Allah, baca tulisan mba nia jd kepikiran waktu tu cepeeeeet bgt berputar, harus lbh baik lg memanfaatkannya utk membahagiakan ortu, apalagi skr tinggal ibu..huaaaa #nangis peluk ibukk
    Maaf ya mba mlh jd ikut melow, yg sabar dan tabah ya mbaa nia kusayang, salam utk klg smua, wassalamwrwb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s